Berapakah PH Dari Larutanjeruk Nipis, NaCl, CH3COOH, Minuman Bersoda, Larutan Gula, Larutan Pemutih Pakaian,
Berapakah pH dari larutan jeruk nipis, NaCl, CH3COOH, Minuman bersoda, Larutan gula, Larutan pemutih pakaian, larutan soda kue, larutan air mineral?
Jawaban 1:
Apabila dalam soal tidak diketahui gram atau mol atau volume konsentrasi jelas tidak mungkin untuk bisa menentukan pH dari masing - masing larutan secara pasti
kecuali kita menggunakan indkator universal / pH meter,
tetapi jika kita mencoba menentukan sifat dari larutan bisa,
jeruk nipis, pemutih pakaian,CH3COOH (asam cuka), minuman bersoda bersifat asamyang berarti pH kurang dari 7
jeruk nipis, asam cuka rasanya asam pasti bersifat asam
pemutih pakaian didalamnya terdapat campuran asam klorida (HCl)
minuman bersoda merupakan minuman berkarbonasi (H2CO3)
NaCl dan air mineral = netral :)
sodakue = basa
semoga bermanfaat jika ada kesalahan mohon koreksi :)
Pertanyaan Terkait
Bantu ya
berapa gram NaCl dalam 400 mL larutanm NaCl 0,25 M? (Ar Na= 23; Cl=35,5)
Jawaban 1:
Mol NaCl = M x V
= 0,25 x 0,4 L
= 0,1 mol
Massa = mol x Mr
= 0,1 x 58,5
= 5,85 gram
JAWAB SECEPATNYA !! fraksi mol suatu larutan metanol CH3OH dalam air adalah 0,5. Konsentrasi metanol dalam larutan ini jika dinyatakan dalam persen berat adalah ...
a. 40 %
b. 50%
c. 60%
d. 64%
e. 75 %
Jawaban 1:
Mr metanol = 32
Mr air = 18
fraksi mol metanol = 0,50, maka fraksi mol air = 1 - 0,50 =0,50
berarti jumlah mol metanol = jumlah mol air
misail mol metanol = 1mol, maka mol air = 1 mol juga
massa metanol 1 mol = 32 g
massa air 1 mol = 18 g
%massa metanol = 32/(32+18) x 100% = 64%
Tetapan ionisasi suatu asam adalah 1 x 10 pangkat -5. Berapa persen asam itu mengion dalam larutan yang konsentrasinya : A. 0,1 M
B. 0,01 M
Jawaban 1:
Pakai rumus
alpha (derajat ionisasi) = akar (Ka / Ma)
a.
Alpha = akar (10^-5 / 0,1) = akar 10^-4 = 10^ -2 atau 0,01
b.
alpha = akar (10^-5 / 0,01) = akar 10^-3 = 10^-1,5 atau 0,031627
semoga membantu :)
bagaimana cara menentukan warna indikator air suling, air sumur, asam cuka, larutan HCl 0,1 M, NaOH 0,1 M, dan NH₄OH 0,1 M ?
Jawaban 1:
Asmumsikan kita menggunakan indikator PP
dengan rentang pH : 8,3 - 10
perubahan warna : tidak berwarna (asam/ netral) - merah (basa)
air suling dan ari sumur = tidak berwarna = bersifat netral
Asam cuka dan HCl = berwarna tidak berwarna = bersifat asam
NaOH dan NH4OH = berwarna merah (bersifat basa)
semoga bisa membantu
Jawaban 2:
Pake kertas lakmus mengetahuinya ...
PH dari NH₃+NH₄Cl, itu pakai pH apa ya?
Jawaban 1:
Nh3 basa kuat jadi ph basa
suatu larutan Ba(OH)2 mempunyai pH = 13. berapa mL larutan HCl 0,1 M harus dicampurkan dengan 100 mL larutan Ba(OH)2 agar pH nya menjadi 12?
Jawaban 1:
misal Volume HCl = x mL
mol HCl = M.V = 0,1 x mmol
larutan akhir bersifat basa sehingga HCl habis bereaksi
mol Ba(OH)₂ sisa = 5-0,05x mmol
unsur X nomor atom 19 dengan unsur Y nmor atom 16 akan membentuk senyawa dengan ikatan ... dan rumus kimianya.... ???
Jawaban 1:
Kelas: X Mata Pelajaran: Kimia Materi: Ikatan Kimia Kata Kunci: Ikatan Ion dan Ikatan Kovalen. Jawaban pendek: Unsur X nomor atom 19 dengan unsur Y nomor atom 16 akan membentuk senyawa dengan ikatan ion dan rumus kimianya X₂Y. Jawaban panjang: untuk mengetahui ikatan apa yang dapat dibentuk oleh dua unsur, dan bagaimana rumus kimia senyawa yang dibentuk kedua unsur, maka kita perlu menentukan golongan kedua unsur dan letaknya dalam tabel kimia, sehingga kita bisa menentukan apakah unsur tersebut logam atau non logam dan berapa elektron valensinya. Unsur X, memiliki nomor atom 19, artinya atom ini memilii 19 proton dan pada keadaan tidak bermuatan juga memiliki 19 elektron. Konfigurasi elektron pada unsur X adalah: 2 8 8 1 Dari sini terlihat bahwa unsur X adalah unsur golongan IA (logam alkali) pada periode 4. Unsur X memiliki 1 elektron valensi. Unsur Y, memiliki nomor atom 16, artinya atom ini memilii 16 proton dan pada keadaan tidak bermuatan juga memiliki 16 elektron. Konfigurasi elektron pada unsur Y adalah: 2 8 6 Dari sini terlihat bahwa unsur Y adalah unsur golongan VIA (chalcogen atau grup oksigen) pada periode 3. Unsur Y memiliki 6 elektron valensi, dengan dua slot elektron kosong pada kulit ketiga. Karena unsur X berupa unsur logam yang memiliki 1 elektron valensi, maka unsur X akan mudah melepaskan elektron ini (membentuk ion positif). Kemudian unsur Y memiliki dua slot elektron kosong untuk menerima elektron yang dilepaska. Maka 2 atom unsur X dan 1 unsur Y dapat membentuks enyawa dengan ikatan ion, dimana setiap atom X melepaskan 1 elektron. Sehingga, rumus senyawa yang dihasilkan adalah X₂Y dengan ikatan ion.
Dari eksperimen ternyata reaksi 2NO + BR2 -----> 2NOBR mempunyai rumus kecepatan reaksi v = k[NO]^2[BR]^1/2 . jika konsentrasi NO dinaikan tiga kali, maka kecepatan reaksi nya menjadi ? a.4kali semula
b.6kali semula
c.8kali semula
d.16kali semula
e.20kali semula
Jawaban 1:
Laju mula2 : v = k [NO]^2[BR]^1/2
konsentrasi NO dinaikkan 3 kali berarti di kali 3
v baru = k[3. NO]^2[BR]^1/2
v baru = 9 k[NO]^2[BR]^1/2
nah [NO]^2[BR]^1/2 kan di sebut laju mula2, jadi laju reaksi baru 9 kali mula2.
1. Larutan dan lelehan dari zat elektrolit dapat menghantarkan arus listrik, tetapi kristal dari zat elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik. Mengapa begitu? 2. Larutan HCl dapat menghantarkan arus listrik, tetapi lelehan HCl dan HCl dalam benzena tidak dapat menghantarkan listrik. Mengapa demikian?
Jawaban 1:
Zat elektrolit itu zat yang bisa terionisasi / mengion. dengan besar "derajat ionisasi" (istilah kerennya) 0< α (alfa) < 1. nah larutan yang seperti ini bisa menghantarkan listrik dalam bentuk larutan ataupun lelehan. larutan elektrolit kuat kadang" disebut juga larutan ionik.
oke, terus kenapa HCl bisa nganterin listrik cuman dalem fase cair?
jadi, HCl ini termasuk larutan yang punya ikatan kovalen ( non logam sama non logam),spesifiknya kovalen polar. (α (alfa) kurang dari 1 atau tidak mengion sempurna).
1. nah larutan polar emang bisanya cuman nganterin listrik dalam bentuk cair (larutan) dan kagak bisa menghantarkan listrik dan nggak bisa dalam bentuk lelehan atau kristal.
2. kalo kovalen non polar, dia sama sekali nggak bisa nganterin listrik entah dalam bentuk larutan ataupun lelehan (kristal)
FYI : HCl termasuk sen
kalo yang pertanyaan kedua, gw kagak bisa jawab secara pasti. cuman "mungkin" karena benzen itu termasuk senyawa organik. jadi semisal zat elit biasa di larutin dalam larutan organik kemampuan dia mengion jadi kurang atau ilang sama sekali. (mungkin lho ya).
kalo masih bingung pm aja
Apakah rumus untuk mencari densitas dan viskositas
Jawaban 1:
Densitas = massa / volume
Comments
Post a Comment