Indonesia Mengalami Bentuk Pemerintahan Tanggal 27 Desember 1949 Sebagai Konsekuensi Dari Perjanjian?

indonesia mengalami bentuk pemerintahan tanggal 27 desember 1949 sebagai konsekuensi dari perjanjian?

Jawaban 1:

Perjanjian giyanti adalah perjanjian antara negara belanda dengan negara indonesia

Jawaban 2:

Perjanjian giyanti

maaf kalo salah


Pertanyaan Terkait

Sebutkan nama-nama raja yang pernah memerintah di kerajaan kutai!
mohon bantuannya :)

Jawaban 1:

Kategori Soal : Sejarah - Kerajaan Hindu di Indonesia
Pembahasan :
Halo, saya akan menjawab dengan dua cara, yaitu dengan cara pendek untuk jawaban pastinya dan cara panjang untuk jawaban yang disertai penjelasan lengkap.

Jawaban dengan cara pendek
1. Maharaja Kundungga, gelar anumerta Dewawarman (pendiri);
2. Maharaja Asmawarman, gelar Wangsakerta (anak Kundungga);
3. Maharaja Mulawarman Nala Dewa (anak Aswawarman);
4. Maharaja Marawijaya Warman;
5. Maharaja Gajayana Warman;
6. Maharaja Tungga Warman;
7. Maharaja Jayanaga Warman;
8. Maharaja Nalasinga Warman;
9. Maharaja Nala Parana Tungga Warman;
10. Maharaja Gadingga Warman Dewa;
11. Maharaja Indra Warman Dewa;
12. Maharaja Sangga Warman Dewa;
13. Maharaja Candrawarman;
14. Maharaja Sri Langka Dewa Warman;
15. Maharaja Guna Parana Dewa Warman;
16. Maharaja Wijaya Warman;
17. Maharaja Sri Aji Dewa Warman;
18. Maharaja Mulia Putera Warman;
19. Maharaja Nala Pandita Warman;
20. Maharaja Indra Paruta Dewa Warman;
21. Maharaja Dharma Setiya Warman.

Jawaban dengan cara panjang
Kerajaan Kutai atau lengkapnya Kutai Martadipura (350 - 1605) merupakan kerajaan Hindu di Nusantara yang memiliki bukti sejarah tertua. Didirikan oleh Maharaja Kudungga beserta anaknya Asmawarman. Nama Kutai diberikan oleh para ahli mengambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menunjukkan eksistensi kerajaan tersebut.
Ibu kota berada di Muara Kaman, Kalimantan Timur tepatnya di hulu sungai Mahakam.
Bahasa sehari-hari menggunakan bahasa Melayu (dialek Kutai).
Bentuk pemerintahannya Monarki.
Beberapa Maharaja yang terkenal antara lain :
1. Kundungga (350 - 375)
Kundungga merupakan pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia dan belum menganut agama Hindu.

2. Mulawarman Nala Dewa (400 - 446)
Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan saat di pimpin oleh Mulawarman. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur.

3. Derma Setiya Warman (1534 - 1605)
Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13.
Pada tahun 1605, Kutai Kartanegara menurut sastra Jawa Negarakertagama berubah menjadi kerajaan Islam.Ibu kota berada di Kutai Lama (Tanjung Kute).Sejak tahun 1735 kerajaan Kutai Kartanegara yang semula rajanya bergelar Pangeran berubah menjadi bergelar Sultan (Sultan Aji Muhammad Idris) dan sekarang dinamakan Kesultanan Kutai Kartanegara.
Semangat Belajar!


Siapa orang yang mendisain gedung monas

Jawaban 1:

Frederich silaban yang mendesain gedung monas dan masjid istiqlal

Jawaban 2:

Yang mendesainnya atau selaku arsitek adalah Frederich Silaban dan dan R.M. Soedarsono


bagaimana pendapat kamu dengan hukuman yang diterapkan oleh ratu sima pada putra mahkota ? bagaiman dengan pelaksanaan hukum di negeri kita saat ini ?

Jawaban 1:

Menurut pendapat saya, hukuman yang diterapkan Ratu Shima pada putra mahkota adalah hukuman tidak adil sebab disebutkan bahwa putra mahkota hanya menyentuh kantung emas dengan kakinya dan sama sekali tidak mengambil kantung berisi emas tersebut.» PembahasanHukuman mati yang diterapkan memang di satu sisi menjadikan Ratu Shima sosok yang terbukti tegas memegang hukum yang ia terapkan. Namun di lain sisi, hukum juga harus mampu membuka mata pada kebenaran dan tidak membabi buta. Jika terbukti tidak mengambil dan hanya menyentuh, idealnya hukuman yang diterapkan bukan hukuman mati.Jika dibandingkan dengan pelaksanaan hukum di negeri kita saat ini jelas sangat jauh dari apa yang diterapkan Ratu Shima. Ketegasan atas penegakan hukum di negeri ini selalu dipertanyakan karena lebih tajam menyasar rakyat biasa ketimbang pejabat sehingga hukum seringnya tumpul bagi kalangan berduit atau mereka yang menduduki jabatan penting.» Pelajari Lebih Lanjut

  1. Materi tentang kerajaan yang diperintah Ratu Shima brainly.co.id/tugas/11794054
  2. Materi tentang siapa Ratu Shima brainly.co.id/tugas/35852196
  3. Materi tentang alasan mengapa Ratu Shima dikenal sebagai sosok yang tegas memegang teguh hukum brainly.co.id/tugas/41314673
• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • •» Detail JawabanKelas      : SMAMapel    : SejarahBab        : Kerajaan Hindu Buddha di IndonesiaKode      : -#AyoBelajar


Deskripsikan peninggalan kerajaan kediri dan singasari!

Jawaban 1:

10 candi peninggalan singasari
1. Candi Singosari
      Candi ini berlokasi di Kecamatan Singosari,Kabupaten Malang dan terletak pada lembah di antara Pegunungan Tengger dan Gunung Arjuna. Berdasarkan penyebutannya pada Kitab Negarakertagama serta Prasasti Gajah Mada yang bertanggal 1351 M di halaman komplek candi, candi ini merupakan tempat "pendharmaan" bagi raja Singasari terakhir, Sang Kertanegara, yang mangkat(meninggal) pada tahun 1292 akibat istana diserang tentara Gelang-gelang yang dipimpin oleh Jayakatwang. Kuat dugaan, candi ini tidak pernah selesai dibangun.
2. Candi Jago
 Arsitektur Candi Jago disusun seperti teras punden berundak. Candi ini cukup unik, karena bagian atasnya hanya tersisa sebagian dan menurut cerita setempat karena tersambar petir. Relief-relief Kunjarakarna dan Pancatantra dapat ditemui di candi ini. Sengan keseluruhan bangunan candi ini tersusun atas bahan batu andesit.
3. Candi Sumberawan 
     Candi Sumberawan merupakan satu-satunya stupa yang ditemukan di Jawa Timur. Dengan jarak sekitar 6 km dari Candi Singosari, Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Singasari dan digunakan oleh umat Buddha pada masa itu. Pemandangan di sekitar candi ini sangat indah karena terletak di dekat sebuah telaga yang sangat bening airnya. Keadaan inilah yang memberi nama Candi Rawan.
4. Arca Dwarapala 
     Arca ini berbentuk Monster dengan ukuran yang sangat besar. Menurut penjaga situs sejarah ini, arca Dwarapala merupakan pertanda masuk ke wilayah kotaraja, namun hingga saat ini tidak ditemukan secara pasti dimanan letak kotaraja Singhasari.
5. Prasasti Manjusri 
Prasasti Manjusri merupakan manuskrip yang dipahatkan pada bagian belakang Arca Manjusri, bertarikh 1343, pada awalnya ditempatkan di Candi Jago dan sekarang tersimpan di Museum Nasional Jakarta
6. Prasasti Mula Malurung 
     Prasasti Mula Malurung adalah piagam pengesahan penganugrahan desa Mula dan desa Malurung untuk tokoh bernama Pranaraja. Prasasti ini berupa lempengan-lempengan tembaga yang diterbitkan Kertanagara pada tahun 1255 sebagai raja muda di Kadiri, atas perintah ayahnya Wisnuwardhana raja Singhasari.
     Kumpulan lempengan Prasasti Mula Malurung ditemukan pada dua waktu yang berbeda. Sebanyak sepuluh lempeng ditemukan pada tahun 1975 di dekat kota Kediri, Jawa Timur. Sedangkan pada bulan Mei 2001, kembali ditemukan tiga lempeng di lapak penjual barang loak, tak jauh dari lokasi penemuan sebelumnya. Keseluruhan lempeng prasasti saat ini disimpan di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
7. Prasastri Singosari 
     Prasasti Singosari, yang bertarikh tahun 1351 M, ditemukan di Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan sekarang disimpan di Museum Gajah dan ditulis dengan Aksara Jawa.
     Prasasti ini ditulis untuk mengenang pembangunan sebuah caitya atau candi pemakaman yang dilaksanakan oleh Mahapatih Gajah Mada. Paruh pertama prasasti ini merupakan pentarikhan tanggal yang sangat terperinci, termasuk pemaparan letak benda-benda angkasa. Paruh kedua mengemukakan maksud prasasti ini, yaitu sebagai pariwara pembangunan sebuah caitya.

8. Candi Jawi 
     Candi ini terletak di pertengahan jalan raya antara Kecamatan Pandaan - Kecamatan Prigen dan Pringebukan. Candi Jawi banyak dikira sebagai tempat pemujaan atau tempat peribadatan Buddha, namun sebenarnya merupakan tempat pedharmaan atau penyimpanan abu dari raja terakhir Singhasari, Kertanegara. Sebagian dari abu tersebut juga disimpan pada Candi Singhasari. Kedua candi ini ada hubungannya dengan Candi Jago yang merupakan tempat peribadatan Raja Kertanegara.
9. Prasasti Wurare
      Prasasti Wurare adalah sebuah prasasti yang isinya memperingati penobatan arca Mahaksobhya di sebuah tempat bernama Wurare (sehingga prasastinya disebut Prasasti Wurare). Prasasti ditulis dalam bahasa Sansekerta, dan bertarikh 1211 Saka atau 21 November 1289. Arca tersebut sebagai penghormatan dan perlambang bagi Raja Kertanegara dari kerajaan Singhasari, yang dianggap oleh keturunannya telah mencapai derajat Jina (Buddha Agung). Sedangkan tulisan prasastinya ditulis melingkar pada bagian bawahnya.
10. Candi Kidal
     Candi Kidal adalah salah satu candi warisan dari kerajaan Singasari. Candi ini dibangun sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar Anusapati, Raja kedua dari Singhasari, yang memerintah selama 20 tahun (1227 - 1248). Kematian Anusapati dibunuh oleh Panji Tohjaya sebagai bagian dari perebutan kekuasaan Singhasari, juga diyakini sebagai bagian dari kutukan Mpu Gandring.


Cara gajah mada dapat menyatukan wilayah nusantara

Jawaban 1:

Ya , yaitu dengan kegigihannya dalam berusah maka akhirnya ia dapt menyatukan nusantara sesuai dengan sumpahnya , yaitu sumpah palapa


Apa arti dari politik pintu terbuka?

Jawaban 1:

Pada tahun 1870 di Indonesia mulai dilaksanakan politik kolonial liberal yang sering disebut ”Politik Pintu Terbuka (open door policy)”. Sejak saat itu pemerintah Hindia Belanda membuka Indonesia bagi para pengusaha asing untuk menanamkan modalnya, khususnya di bidang perkebunan. Periode antara tahun 1870 -1900 disebut zaman liberalisme. Pada waktu itu pemerintahan Belanda dipegang oleh kaum liberal yang kebanyakan terdiri dari pengusaha swasta mendapat kesempatan untuk menanam modalnya di Indonesia dengan cara besar-besaran. Mereka mengusahakan perkebunan besar seperti perkebunan kopi, teh, tebu, kina, kelapa, cokelat, tembakau, kelapa sawit dan sebagainya. Mereka juga mendirikan pabrik seperti pabrik gula, pabrik cokelat, teh,rokok, dan lain-lain. Pelaksanaan politik kolonial liberal ditandai dengan keluarnya undang-undang agraria dan undang-undang gula.


Boleh tanya? bagaimana penilaianmu tentang sumpah palapa oleh Gajah Mada ? dan pelajaran apa yang didapat dari sumpah itu....?

Jawaban 1:

Sumpah yg menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat melawan penjajah , dan pelajaran yang sangat baik diambil dari sumpah itu adalah bagimana semngat anak muda dulu untuk membela bangsa nya yg tercinta.

Jawaban 2:

-Nasionalisme di Indonesia berawal dari kesadaran di kalangan terpelajar akan nasib bangsanya yang selalu dalam keterpurukkan,
-Cara pencapaian Sumpah Palapa adalah dengan cara menaklukkan kerajaan-kerajaan lain di seluruh Nusantara. Baik dengan peperangan ataupun dengan cara menikahkan putri raja dari kerajaan yang dimaksud dengan Hayam Wuruk,


Siapa penemu rokok?????

Jawaban 1:

Menurut beberapa artikel, rokok pertama kali di temukan oleh suku indian. Mereka menggunakan untuk ritual penyembahan kepada berhala mereka. Kemudian bangsa Eropa menjajah Amerika dan melihat kebiasaan mereka merokok. Mereka tertarik dan mengikuti kebiasaan mereka. Saat pulang kampung ke Eropa, mereka membawa kebiasaan bari ini. Dan tak lama kemudian menjadi lifestyle baru di eropa.

Jawaban 2:

Orang Indian yg dulunya suku asli d Amerika.
Kalau di Indonesia prtama kali rokok kretek ditemukan di Kudus, Jawa Tengah, oleh seseorang
yang bernama Djamari
dtemukannya menjelang berakhirnya abad ke-19.


Bagaimanakah gajah mada dapat menyatuhkan wilaya nusantara?

Jawaban 1:

Karena memiliki strategi yang bagus dan memiliki semangat juang yang tinggi untuk menyatukan wilayah nusantara

Jawaban 2:

Dengan cara memerangi  kerajaan lain dan menyatukanya


Bagaimana penilaian kamu tentang sumpah amukti palapa dari gajah mada ?

Jawaban 1:

sumpah amukti palapa gajah mada sangat penting dalam perkembangan indonesia, karena dari sumpah itulah timbul rasa bersatu dan persatuan rakyat indonesia :)

Jawaban 2:

Sumpah amukti palapa adalah sumpah yang didasari dengan tekad yang amat kuat oleh Patih Gadjah Mada. cita-citanya untuk mempersatukan Nusantara amat tinggi. terbukti dari isi sumpahnya yaitu ia tidak akan beristirahat (amukti palapa) sebelum Nusantara bersatu. Dan terbukti pula dari perjuangannya untuk menyatukan Nusantara.


Comments

Popular posts from this blog

Bagaimana Menemukan Tema Dalam Sebuah Karangan ?

Orang Yang Emosinya Meledak-ledak itu Apakah Tidak Stabil Kesehatan Mentalnya?

Apa Rumus Suku Ke-n 1,1/3,1/9,1/27