Tuliskan nama Senyawa Eter Berikut Ini CHCHCHCH(OCH)CHCHCH

Tuliskan  nama senyawa eter berikut ini CH₃CH₂CH₂CH₂(OCH₃)CH₂CH₂CH₃

Jawaban 1:

IUPAC = Butana propoksi
Trivial = propil butil eter

Jawaban 2:

Butil butana? kayanya


Pertanyaan Terkait

Tunjukkan bahwa H₂PO₄²⁻ dan HCO₃⁻
bersifat ambofer ?

Jawaban 1:

*amfoter






Harga keempat bilangan kuantum elektron terakhir pada unsur dengan nomor atom 35 adalah ...

Jawaban 1:

Harga keempat bilangan kuantum elektron terakhir pada unsur dengan nomor atom 35 adalah n = 4l = 1m = 0s = - 1/2 Penjelasan:Bilangan Kuantum adalah bilangan yang menyatakan kedudukan atau posisi elektron dari suatu atom. Bilangan kuantum terdiri dari 4 bilangan, dimana 3 bilangan untuk menyatakan suatu orbital dan 1 bilangan terakhir menyatakan arah elektron yang terdapat dalam orbital.1.  Bilangan Kuantum Utama (n) Bilangan kuantum utama menyatakan ukuran dan tingkat energi orbital, dimana nilai dari n adalah positif dan nilai dari n diidentikkan dengan nomer kulit terakhir dari atom.2. Bilangan Kuantum Azimut (l) Bilangan kuantum azimut menyatakan bentuk orbital yang kemungkinan ditemukannya elektron, nilai yang diijinkan untuk bilangan kuantum azimut dikaitkan dengan nilai bilangan kuantum utamanya (n).Nilai l = 0 sampai (n - 1) untuk sub kulit s nilai l = 0                         p nilai l = 1                         d nilai l = 2                         f nilai l = 33. Bilangan Kuantum Magnetik (m) Bilangan kuantum magnetik (m) merupakan bilangan kuantum yang menyarakan orientasi dari orbital yang ditempati oleh elektron. Nilai m yang diijinkan adalah nilai m = - l, 0 , hingga +l 4. Bilangan Kuantum Spin (s) Merupakan arah rotasi elektron yang menempati orbital, dimana jika elektron berada dan berotasi searah jarum jam, maka nilai s = +1/2 dan jika berlawanan s = -1/2.Berdasarkan penjabaran diatas maka kita bisa menentukan konfigurasi elektron dari unsur tersebut (Misalkan unsur X) dan keempat bilangan kuantumnya yaitu:₃₅XPertama kita tuliskan terlebih dahulu Konfigurasi Elektronnya, yaitu: ₃₅X = 1s² 2s² 2p⁶ 3s² 3p⁶ 4s² 3d¹⁰ 4p⁵ atau jika disingkat menjadi: ₃₅X = [Ar] 4s² 4p⁵Berdasarkan konfigurasi elektron diketahui unsur X tersebut diketahui memiliki 4 kulit atom dimana elektron terakhirnya berada pada sub kulit p, maka: Jumlah kulit atom adalah 4, maka nilai n = 4 sehingga kemungkinan nilai l yaitu 0, 1, 2, dan 3 Karena orbital terakhir yang ditempati elektron adalah subkulit p, maka nilai l yang sesuai adalah 1, sehingga l = 1 Karena nilai l = 1, maka nilai bilangan kuantum magnetik (m) = - 1, 0, +1maka m = -1, 0, + 1 Setiap nilai m bisa terisi maksimal 2 elektron dengan arah yang berlawanan dimana proses pengisian dimulai dengan 1 elektron dengan arah rotasi searah jarum jam. Jadi jika kita coba isikan maka pada orbital terakhir yang digunakan adalah orbital p yang terisi 6 elektron sehingga pengisian elektron pada orbitalnya dimulai dari:  -1    0   +1 m = -1 ==> e⁻ pertama arah rotasi searah jarum jam (+1/2)   m = 0 ==> e⁻ kedua arah rotasi searah jarum jam (+1/2) m = +1 ==> e⁻ ketiga arah rotasi searah jarum jam (+1/2) m = -1 ==> e⁻ keempat arah rotasi berlawanan arah jarum jam (-1/2)   m = 0 ==> e⁻ kelima arah rotasi berlawanan arah jarum jam (-1/2) * setengah panah arah atas saya simbolkan huruf a ** setengan panah arah atas saya simbolkan huruf b Jadi elektron terakhir terletak pada orbital dengan nilai m = 0 Selanjutnya bilangan kuantum Spin berdasar arah rotasi elektron terakhir yang mengisi pada orbital di bilangan kuantum magnetik yaitu arahnya berlawanan arah rotasi jarum jam atau bernilai -1/2 Sehingga nilai bilangan kuantum spinnya adalah -1/2 Berdasarkan pembahasan di atas maka: n = 4 l = 1 m = 0 s = -1/2 Demikian pembahasan terkait penentuan keempat bilangan kuantum, semoga membantu Pelajari soal-soal Struktur Atom dan Bentuk Molekul lainnya melalui link berikut: 1. Menentukan Kemiripan Sifat Unsur     brainly.co.id/tugas/17672122 2. Menentukan Keempat Bilangan Kuantum      brainly.co.id/tugas/33220728       brainly.co.id/tugas/31544696 Selamat Belajar dan Tetap Semangat!!!  -------------------------------------------------------------------------------------------------- Detail Jawaban Kelas    : XI Mapel   : KIMIA BAB      : Struktur Atom dan Bentuk Molekul Kode     : 11.7.1. --------------------------------------------------------------------------------------------------#AyoBelajar


Berapa gram NaOH diperlukan untuk membuat 10 liter larutan dengan pH=12?(Ar Na =23)

Jawaban 1:

Karena NaOH adalah basa maka
pH jadikan pOH terlebih dahulu
pH = 12
pOH = 14 -12 = 2
dari pOH di dapatkan [OH-] = 10^-2
dari [OH-] di cari konsentrasi basa
M NaOH = [OH-] / valensi basa = 10^-2 / 1 = 10^-2 atau 0,01
M NaOH = (gram / Mr) x 1000/V
0,01 = gram/40  x  1000/10000
0,01 = gram/40 x 0,1
0,1 = gram/40
gram = 4
semoga bisa mmbantu :)


PH dari NH₃+NH₄Cl, itu pakai pH apa ya?

Jawaban 1:

Nh3 basa kuat jadi ph basa


Isomer  dari CH4, C2H4, C2H2

Jawaban 1:

CH₄ = metana
C₂H₄ = butena
C₂H₂ = etena


Yang membedakan kekuatan asam adalah ..
a. derajat ionisasi
b. konsentrasi
c. keduanya

Jawaban 1:

Makin mudah suatu asam melepaskan proton, maka makin kuat asamnya


1.50ml larutan hcl 0.1M ditetesi larutan NaOH 0.1M * hitunglah PH larutan
a. sebelum penambahan larutan naoh 
b, volume larutan naoh ditambah 25ml
c. ditmbah 50ml
d.ditambah 100ml

2.sebanyak larutan H2SO4 0.005M dicampurkandg 50ml larutan NAOH 0.005M hitunglah PH larutan sebelum dan sesudah dicampurkan

3.suatu larutan Ba(OH)2 Mempunyai PH=13 bereapa ML larutan HCl 0.1M harus dicampurkan dengan 100ml

Jawaban 1:

1
a
sebelum ditambah NaOH berarti hitung pH HCl
[H+] = o,1x 1 = 0,1
pH = - log H+ = 1

b.
50 mL HCl 0,1 setelah penambahan 25 ml NaOH 0,1 M
mol HCL = 50 x 0,1 = 5 mmol
mol NaOH = 25 x 0,1 = 2,5 mmol

.....HCl + NaOH ---> NaCl  + H2O
M....5.........2,5
R...2,5.......2,5..........2,5.......2,5
S...2,5.........0..........2,5.......2,5

karena sisa HCl maka cari konsentrasi HCl = mol sisa/ v total = 2,5/75 = 0,03333 (kita buat 0,03)
H+ = 3 x  10^-2
pH = - log H+ = - log 3x10^-2 = 2 - log 3

c.
50 ml HCl 0,1 M setelah penambahan 50 ml NaOH 0,1
HCL asam bervalensi 1 dan NaOH basa bervalensi 1
mol HCl = 5 mmol dan mol NaOH = 5 mmol
karena valensi dan molnya sama maka asam dan basa habis bereaksi,
PH = 7

d.
50 mL HCl 0,1 setelah penambahan 100 ml NaOH 0,1 M
mol HCL = 50 x 0,1 = 5 mmol
mol NaOH = 100 x 0,1 = 10 mmol

.....HCl + NaOH ---> NaCl  + H2O
M....5.........10
R....5...........5............5...........5
S...0.........5..........5.......5

karena sisa NaOH maka cari konsentrasi NaOH = mol sisa/ v total = 50/150 = 0,3333 (kita buat 0,3)
OH- = 3 x  10^-1
pOH = - log OH- = - log 3x10^-1 = 1 - log 3
pH = 13 + log 3


nomor 2 volume asam sulfatnya berapa?
nomor 3 soalnya kurang lengkap?


suatu tulang binatang purba menunjukkan keaktifan karbon -14 =1,9125 dpm. bila waktu paro C-14 adalah 5668 tahun.dfan keaktifan karbon -14 adalah makhluk hidup 15,3 dpm. perkirakan umur tulang binatang purba tersebut

Jawaban 1:

Diketahui : Nt = 1,9125,  No = 15.3,  t 1/2 = 5668
Ditanya : t?
Jawab:
Nt            1
---      =  ( --- )^n
No            2
1,9125        
----------    =  (1/2)^n
15,3
1/8 = (1/2)^n
n = 3

n = t / t1/2
3 = t / 5668
t = 3 . 5668
t = 17004 tahun


Mengapa lelehan dari senyawa kovalen tidak dapat menghantarkan arus listrik?

Jawaban 1:

Karena senyawa kovalen tidak mengandung ion dalam senyawanya

Jawaban 2:

Karena pada lelehan senyawa kovalen tidak menghasilkan ion-ion.


Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan logam dan hubungannya dengan sifat fisik logam

Jawaban 1:

Logam memiliki sedikit elektron valensi dan memiliki elektronegativitas yang rendah, semua jenis logam cenderung melepaskan elektron terluarnya sehingga membentuk ion-ion positif /kation positif. kulit terluar unsur logam relatif longgar sehingga elektron terdelokalisi yaitu keadaan dimana elektron valensi tidak tetap posisinya pada suatu atom, sehingga dapat berpindah-pindah dari atom ke atom yang lain.elektron valensi logam bergerak dengan cepat dan mudah berbaur dengan elektron valensi yang lain dalam ikatanlogam yang menyerupai awan

Jawaban 2:

Setahu saya :
IKATAN LOGAM Logam mempunyai sifat-sifat antara lain:
 a. pada suhu kamar umumnya padat,
b.  mengilap,
c.  menghantarkan panas dan listrik dengan baik,
d. dapat ditempa dan dibentuk.

Dalam bentuk padat, atom-atom logam tersusun dalam susunan yang sangat rapat (closely  packed).  Susunan logam terdiri atas ion-ion logam dalam lautan elektron. Dalam susunan  seperti ini elektron valensinya relatif bebas bergerak dan tidak terpaku pada salah satu inti   atom.  Ikatan logam terjadi akibat interaksi antara elektron valensi yang bebas bergerak dengan   inti atau kation-kation logam yang menghasilkan gaya tarik. sehingga mungkin itu berhubungan dengan sifat fisik logam tersebut .


Comments

Popular posts from this blog

Bagaimana Menemukan Tema Dalam Sebuah Karangan ?

Orang Yang Emosinya Meledak-ledak itu Apakah Tidak Stabil Kesehatan Mentalnya?

Apa Rumus Suku Ke-n 1,1/3,1/9,1/27